Comic Love Story

11752465_1471725213141146_731706069720857820_n

Comic Love Story..?

A Story by @syalala94

Jeon Jungkook and OC’s Choi Gaeun

Romance, Fluff, Angst, Family

PG-15

ONESHOOT (1k+)

Buat kakak ketiga, Jeon Jungkook. Selamat ulang tahun, ya!

-o0o-

Idol’s Love Story?

“Ya! Benar!?” Pekiknya senang. Seseorang di balik meja kasir itu berjalan keluar dari peraduannya. Untuk sementara menghilang di balik rak-rak buku yang bertuliskan ‘Comic Zone’.

 

Sebuah tempat rental buku, Open’s Book–singkatnya OB. Letaknya tak jauh dari rumah si gadis. Walau telah berganti tiga penjaga–atau generasi?–masing-masing dari mereka pasti mengenal gadis itu dengan sangat baik. Salah seorang sumber penghasilan harian mereka, lebih tepatnya.

 

“Han Yu Rang, kan?” Serunya yang membuat si gadis berdehem cepat, masih dengan semangat yang menggebu. Tak lama, penjaga kasir tersebut kembali dengan membawa lebih dari lima buku yang bersampul hampir sama. Membuat senyum si gadis makin terpatri dengan jelas. “Komik Korea karya Han Yu Rang, Idol’s Love Story keluaran 2006. Per satu bukunya hanya dua ribu–”

 

“Aku pinjam buku ke satu sampai enam!” Membuat seorang gadis berkacamata di balik meja kasir itu menatapnya malas. Selalu saja begitu, omongannya dipotong. “Baiklah, tunggu sebentar. Tumben sekali membaca komik, biasanya novel.” Tanyanya datar sembari mengetik riwayat buku pada layar komputer di hadapannya. Hanya mencoba ramah pada pelanggan setia–walau tampaknya tak berhasil.

 

“Hehe..iya nih. Sedang menyukai buku yang banyak gambarnya. Ingin mencoba hal baru.” Jawabnya ramah. Senyumnya perlahan mengembang lagi saat si penjaga kasir itu selesai menghitung ongkos yang harus dibayarnya. Setelah membayar, buku itu segera masuk dalam ransel dan tak lupa berterimakasih.

 

Kemudian, bunyi genta berdentang kecil di balik pintu yang tertutup..

 

 

-o0o-

 

“YA AMPUN, JANG GUN?!”

 

Gadis di sebelahnya memekik keras saat Jungkook tengah asik streaming, membuatnya hampir terjungkal. Matanya melirik kesal ke arah gadis itu, namun si gadis malah mengabaikannya. Catat; masih setia memekik, dan garis bawahi; dengan keras.

 

“HEH?! BISA DIAM TIDAK, SIH?!” Bentaknya kesal. Membuat si gadis menyahut cepat sembari sedikit membungkuk, “Hehe..maaf,,” Ujarnya sambil menyengir tanpa dosa. Sebuah buku di tangan si gadis–yang pikirnya penyebab gangguan tadi–memasuki indra penglihatannya, membuatnya tertegun sejenak.

 

Tak lama, cekikikan gadis itu kembali memasuki gendang telinganya. Aneh, padahal sepasang headphone masih bertengger manis di telinga. Atau mungkin, volumenya yang kurang keras? Tapi tidak baik juga untuk telinga jika dinaikkan. Sepasang mata elangnya masih tertumpu pada satu titik, gadis di sebelahnya saat ini–Choi Gaeun!

 

“Padahal Hyu sangat cantik dan manis. Sayang sekali, ya!” Gerutunya pada diri sendiri. Sementara Jungkook menatapnya aneh, dia ini sedang bicara pada siapa? Batinnya berseru dengan setengah perasaan kesal bercampur penasaran.

 

Sebenarnya buku apa, sih, yang sedang dibaca oleh gadis itu?

 

Tanpa sengaja ekor matanya menangkap setumpuk buku-buku yang berserakan di sebrang meja. Sampulnya yang hampir sama dengan buku di tangan Gaeun membuat Jungkook memungutnya sebuah. “Idol’s Love Story?” Celutuknya pelan.

 

Diliriknya gadis itu sejenak, kemudian ia memungutnya sebuah dan membukanya cepat. Volume tiga. Ah, sudahlah! Yang penting baca saja! Pikirnya pendek. Tak lama, matanya membulat. Adegan ciuman! Wanita yang menjadi ‘korban’-nya sedang tertidur pulas di atas ranjang. Sedang sang lelaki yang notabenenya pasti menyukai si korban menciumnya dalam. Hanya itu saja, tidak lebih. Namun dengan sukses membuat Jungkook bergidik, “Sangat provokatif.” Komentarnya.

 

Buku tadi ditutupnya dengan cepat. Kemudian memungut yang lain dengan asal.  Kali ini volume lima. Matanya memicing saat membaca satu per satu halaman yang terdapat dalam kertas kuning tersebut, dan.. benar saja! Ada adegan ciuman dalam hampir satu per seratus lima puluh lembar isi buku itu. Membuatnya kembali mendelik ke arah Gaeun penuh curiga.

 

Dilihatnya mata gadis itu membulat, kemudian dia bergumam pelan, “Poppy suka sama Jang Gun? Tapi Jang Gun, kan, milik Lang Land! Eh, tapi nanti Ian milik siapa, dong?! Masa sama Sally?! Dia, kan, orang jahat!!”

 

“Heh!”

“Apa?”

“Kau terlihat seperti orang gila, tahu!”

“Biar saja.”

“Di situ tidak ada adegan provokatifnya, kan?”

 

“Provokatif? Apa, sih, maksudmu?” Tanyanya kesal, masih tanpa mengalihkan pandangan. Pikiran Jungkook meracau bebas, kemudian terbesit suatu ide jahil. Ia bangkit dan melepas headphone dan menaruhnya di atas meja. Matanya masih tertuju pada Gaeun saat sepasang kakinya berjalan tanpa menimbulkan suara. Sampailah ia tepat di belakang si gadis, di liriknya buku yang tengah terbuka, dan sukses membuatnya hampir memekik.

 

Adegan ciuman di setiap sisinya, sama!

Hanya berbeda halamannya saja.

Dan tokohnya-pun sama seperti buku yang dibaca Jungkook tadi.

 

“Ohh.. kau ingin menjadi seperti pemeran utama dalam komik itu?”

 

“Apa?!” Pekiknya keras dan menoleh ke arah Jungkook dengan cepat. Matanya menyiratkan sebuah kekesalan yang berlipat ganda. Sudah menggangguku membaca, sekarang menuduhku yang tidak-tidak, pula! Pikirannya sibuk berperang. Membuat Gaeun tak bisa melepaskan tatapan tajamnya dari laki-laki yang telah mengganggunya itu.

 

“Jadi, benar begitu, kan? Nona Choi?” Lanjutnya yang membuat emosi Gaeun memuncak. Ia bangkit dan berdiri di hadapan Jungkook. Tangannya mengepal keras. “Kau, tidak sopan!” Tangan kanannya hampir saja memukul keras kepala Jungkook jika tangan kiri lelaki itu tak menahannya lebih dulu.

 

“Walau kau gadis yang kusuka, tapi tidak akan kubiarkan kau memukulku. Catat itu baik-baik.”

 

“Berhentilah berbohong.” Jawab Gaeun cepat. Pikirannya kembali menerawang di mana laki-laki itu pernah memperalatnya hanya untuk balas dendam pada sang kakak. Sementara Jungkook tak bergeming di tempat, merasakan sesuatu yang keras menghantam dadanya. Sakit dan perih, rasa itu bercampur aduk menjadi satu. Juga membuat suatu perasaan baru mendorongnya maju untuk melalukan satu hal yang berbahaya.

 

“Bohong?” Tubuhnya tanpa sadar mendudukkan mereka ke sofa tempat Gaeun membaca tadi. Matanya memicing, kemudian perlahan-lahan mengulur jarak. “Pikirkan lagi apakah aku bohong atau tidak..” Bisiknya pelan sebelum beberapa sekon kemudian bibir mereka bertaut sempurna.

 

Ah, tidak! Gaeun yakin, wajahnya pasti berubah menjadi merah padam sekarang!

 

-o0o-

 

“Heh! Bangun!”

 

Suara berat nan menenangkan menyambutnya. Membuat kedua mata gadis itu akhirnya terbuka sempurna. Sesekali ia mengerjap, kemudian mengucek matanya pelan. “Aku, di mana?”

 

“Berhentilah berakting seperti dalam sinetron. Kau ketiduran di sini saat membaca buku komik sedari tadi..” Ujarnya gugup sembari menggaruk kepala perlahan. “Kenapa aku merasa tingkahmu aneh sekali, ya? Eh?! Ada noda apa di atas bibirmu?” Ucap Gaeun tiba-tiba yang membuat sikap Jungkook makin berubah aneh. Sesekali ia mengusap mulutnya cepat dan kadang matanya membulat kaget.

 

“A-apa, sih, yang kamu bicarakan? Sudahlah! Cepat bereskan komik-komik itu dan tidurlah di kamar!” Bentaknya agak kasar sambil berlalu ke dapur. Membuat Gaeun mendelik risih, “Cih, padahal, kan, aku bilang hanya merasa.” Gerutunya sebal dan membawa komik-komik itu naik. “Sayang sekali yang tadi itu hanya mimpi..” Jujurnya sesaat sebelum memasuki kamar.

 

Laki-laki itu kembali dari dapur dengan wajah sumringah. Desahan kesal gadis tadi masih setia  mengganjal dalam pikirannya, “Berarti, dia mengharapkan hal itu menjadi nyata?” Terkanya senang. Kurva itu makin melengkung sempurna kala mengingat gadis itu menanyakan noda yang berada di atas bibirnya. Ia mengusap sedikit bagian atas bibirnya, kemudian sukses tersenyum kecil.

 

“Jadi, kau menggunakan lipbalm warna merah muda, sayang?”

 

Sial.

 

-o0o-

 

HAI HAI READERS SEMUA ‘-‘ syalala94 bikin ff ini khusus buat J.K yang lagi ulang tahun, nih! ^0^! Happy Birthday Jeon Jungkook!! Semoga panjang umur, makin cakep, dan makin sukses kedepannya. Amiinn..

Pokoknya ide cerita ini sebagian besar dapet dari komik terjemahan yang judulnya ‘Idol’s Love Story’ karya Han Yu Rang. Entah masih ada atau nggak di gramed, pokoknya syalala cuman tau dari minjem dari buku rental komik. Eh, jadi keingetan kalau Jungkook juga suka anime, jadilah fanfict ini  hanya dalam dua hari :”) Alhamdulillah walau hari keduanya harus rela tidur malem :” Maaf kalau banyak typo atau readers semua pada nggak ngerti apa sebenarnya yang mau diceritakan. Terimakasih banyak *bow.

Happy birthday to you, J.K and thanks for read.

 

Salam hangat,

 

syalala94

(31 Agustus 2015 – 01 September 2015)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s