Your Voice

btobfict_pn-sj_your-voice_syalala94

Title : Your voice // Author : syalala94 // Cast : Kim Mecca (OC), Peniel D. Shin (BTOB), Yook Sungjae (BTOB), etc. // Genre : School life, Romance, Fluff // Leght : ONESHOOT // Rating : PG-13 // a.n : Sorry for bad poster and many mistake more. Happy reading ^-^

 

~

 

“Yeah, i’m back. Hello, Apakah ada yang menunggu kehadiran L.O.V.E? Hehe,, aku ucapkan selamat makan siang!! Dan open request k-pop songs di mulai dari sekarang sampai sepuluh menit kedepan ya^^ Tweet di akun SNS kalian dengan hastag #L.O.V.E dan jangan lupa mention aku @L.O.V.E_luv Sementara kita menunggu request, aku akan rewind tentang drama korea My Love From The Stars nih, Hehe^^ Tau, kan yang pemerannya Do Min Joon sama Chun Song Yi? Ya ampun! Do Min Joon itu ganteng banget! Dan, dia juga pernah main Dream High yang pertama sebagai Son Samdong.  Ada yang pernah liat dramanya? Yang suka sama IU, Suzy, Taecyeon dan Wooyoung pasti tau dong. Dan sekarang, aku akan play lagu OST My Love From The Stars, Lyn- My destiny. Selamat mendengarkan~”

 

Aku mengecek tweet yang sudah masuk di SNS. Isinya;

‘@lalala_3424 : Kakak @L.O.V.E_luv yang baik, aku mau request lagunya Lee Hongki – I’m Saying. Soundtrack drama The Heirs itu lho^^ Aku suka couple Lee Bona-Yoon Chanyoung. Soalnya mereka so sweet banget. Makasih #L.O.V.E’

‘@forever_withu : @L.O.V.E_luv request lagu Ken VIXX – Name of love Ost-nya The Heirs ya. Thanks and salam kenal #L.O.V.E’

‘@sjsj_dear : @L.O.V.E_luv Hy, mau request lagunya BTOB – U&I. Soalnya mau ngungkapin perasaan sama cewek yang aku suka, tapi dia nggak peka. Makasih #L.O.V.E’

 

Aku me-reetweet mention yang masuk tadi dan segera on air saat lagu sudah selesai.

 

“Yo, yo. Kembali lagi dengan L.O.V.E disini~ Ya, sekarang kita akan cek tweet yang masuk. Yang pertama, dari @lalala_3424 yang me-request lagu Lee Hongki – I’m Saying soundtrack The Heirs. Oh ya ampun! Aku juga suka The Heirs, Choi Young Do alias Kim Woobin itu ganteng banget, mirip Ahn Jaehyun lagi. Lee Bona sama Yoon Chanyoung itu emang serasi! Dan ada sedikit informasi nih, guys. Mereka juga pernah memenangkan penghargaan best couple di sebuah ajang penghargaan di LA. Wah, keren banget ya? Mengalahkan pasangan Kim Tan dan Cha Eunsang lagi! Ok, untuk korean hallyu fans dan kamu @lalala_3424, Lee Hongki – I’m Saying. Selamat mendengarkan!”

 

~~~

 

“Ya, kembali lagi dengan L.O.V.E. Sekarang aku mau play lagu dari kak @forever_withu yang judulnya Name Of Love oleh Ken VIXX. Salam kenal juga ya kakak, aku juga suka lagu itu. Kalau nggak salah, potongan liriknya Oh Everybody call me~ You call me~ Hehe^^ Lagu ini Soundtrack The Heirs juga. And, Happy listen for all korean hallyu fans and you, @forever_withu!”

 

~~~

 

“Ok, kembali lagi dengan L.O.V.E. Kali ini request terakhir dari @sjsj_dear yang me-request lagu BTOB – U&I Woah, mau ngungkapin perasaan sama cewek. Ekhem, buat yang merasa, tolong denger lagu ini ya, soalnya lagu ini menyentuh banget. Dan, nggak terasa ya udah waktunya untuk pamit. Seperti biasa, kita bertemu lagi setiap hari senin dan jum’at saat jam istirahat pertama. Our last request for you, @sjsj_dear and good evening Busan pilot international standar school!”

 

~

 

Aku keluar dari ruang siaran radio dengan perasaan senang. Yah, walaupun bel masuk akan berdering nyaring sebentar lagi, tetapi aku senang karena siaran tadi berjalan lancar.

 

“Hey, Kim Mecca! Yang tadi itu bagus sekali! Kau keren!” Puji seseorang yang sepertinya bernama, Jung Hyein.

 

“Terimakasih.” Aku sedikit membungkuk saat mendengarnya. Ia tersenyum kecil dan segera kembali melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda.

 

“Mecca!!” Rae in memanggil ku dengan nafas yang tersendat.

 

“Oh, ya ampun Rae in-ah. Kau tidak apa-apa?” Aku menarik tangannya halus. Ia hanya mengangguk sambil masih menetralkan detak jantungnya yang berdebar kencang saat berlari tadi.

 

“Kau keren sekali tadi! Dan, kamu tahu? @sjsj_dear adalah Yook sunbae!” Katanya bersemangat. Aku kembali melangkah, “Lalu? Aku tidak peduli siapa dia, yang penting aku bisa memberikan lagu yang ia minta.”

 

“Tapi lagu itu untukmu!” Perkataannya sukses membuatku berhenti melangkah dan menatapnya aneh. “Hey, aku tidak tahu dia siapa dan yang mana kenapa-”

 

“Itu dia!” Aku menoleh kearah yang di tunjuknya. Segerombolan orang tampak mengelilingi mereka, yang membuat ku harus memicingkan mata. Beberapa orang yang menghalanginya tadi terlihat menghindar dan sukses membuat mata ku membulat. Itu gerombolan bad boys!

 

Bad boys?” Aku menyikut lengan Rae in yang terpana melihat mereka.

 

Ne. Kau lihat itu, yang berdiri di paling kanan namanya Jimin, yang di kiri namanya Jongup. Yang di tengah itu Yook Sungjae! Dia adalah ketua bad boys!” Kalimat terakhirnya membuat ku ngeri. Jadi, Sungjae adalah ketua bad boys, begitu?

 

Good evening, honey..” Ia mengacak-acak rambut ku pelan sesaat setelah berada di hadapan ku.

 

Honey? Kamu kira aku ini pacar mu apa?!” Aku menepis tangannya kasar dan menatapnya tajam.

 

Wow, tunggu dulu. Kau ini Kim Mecca, kan?” Tanyanya sambil bersedekap.

 

“Memangnya kenapa? Aku Kim Mecca atau bukan, itu bukan urusan mu. Yook sunbae.” Aku menjawab pertanyaannya dengan sengit dan tajam.

 

Kriingg~

 

Kajja Rae in-ah, kita pergi!” Aku menarik tangan Rae in sedikit kasar lalu menjauh dari kerumunan tadi dan berjalan ke arah kelas kami.

 

“Oh, Kim Mecca! Kamu hampir membuat semua orang disana iri, tahu! Beribu-ribu wanita di sekolah ini ingin menjadi pacarnya, pacar Yook sunbae! Dan kamu adalah orang yang paling beruntung!” Gerutu Rae in saat kami berjalan.

 

Mianhaeyo, apakah tangan mu sakit?” Kataku mengalihkan topik pembicaraan saat sudah sampai di kelas sambil melepas genggaman tangan ku pada Rae in. Ia hanya mengangguk kecil sambil duduk di sebelah ku, tempat duduknya.

 

“Hyo songsaengnim datang!!” seru Myungsoo, si ketua kelas dengan panik. Sontak kelas ku yang tadinya ricuh riuh menjadi rapih dan senyap kembali. Guru killer itu memang menyeramkan!

 

Hyo songsaengnim pun memasuki kelas dan sesaat setelahnya atmosfer kelas ini berubah menjadi hujan berkilat petir. Tetapi, siapa seseorang di belakangnya? Murid baru? “Ne. Good evening, class.

 

Good evening mom.” Jawab anak-anak di kelas ku kompak.

 

Today, you’re got a new friend. Please introduce your self.” Pandangan kami semua tertuju pada sesosok laki-laki yang berjalan di belakang Hyo songsaengnim tadi. Wajahnya tidak terlalu putih, menggunakan seragam Seoul Of Performing Arts High School, oh ya Tuhan! Itu sekolah impian ku sejak dulu! Kira-kira tingginya sekitar 175 cm dan rambutnya berwarna silver blonde tetapi ada sedikit hijau kebiruan dan merah kecoklatan di antaranya. Simpulannya, menurutku dia laki-laki yang menarik.

 

Good evening, all. My name is Shin Donggeun, you can call me Peniel. I come from Seoul, esp. Seoul of Performing arts high school. Nice to meet you all.” Ia sedikit membungkuk.

 

Arraseo, Peniel kau bisa duduk di sebelah Choi Youngseok. Youngseok, apa bangku sebelah mu kosong?” Tanya Hyo songsaengnim sambil menunjuk Youngseok seakan-akan ia adalah tersangka. Yang ditanya mengangguk perlahan sambil menunduk takut. Oh, tidak! Aku baru sadar kalau Youngseok duduk di belakang bangku ku dengan Rae in. Tunggu dulu, kenapa aku jadi gugup begini? Dia, kan hanya anak baru. Memangnya apa yang akan ia lakukan padaku?

 

Laki-laki itu berjalan tanpa mempedulikan tatapan wanita di sekitarnya, kalian percaya? Mereka melihatnya dengan liur yang menetes. Oh, ya ampun perumpamaan yang payah sekali. Tetapi begitulah yang aku lihat. Mata mereka yang bulat itu seperti ingin keluar saat Peniel duduk di bangku barunya. Peniel tersenyum dan mengulurkan tangan pada Youngseok. Youngseok membalasnya dengan berjabat tangan, “Senang berkenalan dengan mu, Shin Peniel. Aku Choi Youngseok.” Ujarnya sambil membenarkan letak kacamatanya yang terjatuh di hidung.

 

“Hai, Peniel. Namaku Park Rae in, dan teman ku ini Kim Mecca. Senang berkenalan dengan mu.” Oh, lihat itu! Teman sebangku ku sendiri-pun tertarik padanya. Aku memutar bola mata malas dan berbalik menghadap ke depan.

 

“Halo, Park Rae in, senang berkenalan denganmu juga.” Katanya ramah. Ya, aku bisa mendengar nada keramahannya itu, walau hanya sedikit. Tunggu dulu, kenapa dia hanya menyebut nama Rae in? Apa dia tidak senang berkenalan dengan ku? Oh, ya ampun apa yang sedang kau pikirkan Kim Mecca? Fokus! Fokus!

 

Ok, guys. Please open page 37 and do the exercise. I’ll give you 15 minutes for this.” Perintah Hyo songsaengnim, kami-pun menurut dan mengerjakan tugas dengan serius.

 

Oh ya tuhan, apa yang akan terjadi setelah hari ini berakhir?

 

~

 

“Hello, Busan world! I’m comeback! How are you today, all? I hope you’re always fine hehe ^-^ And, happy friday! Kembali lagi dengan L.O.V.E! Yeah, seperti biasa open request k-pop songs di mulai dari sekarang sampai sepuluh menit ke depan ya. Jangan lupa mention menggunakan hastag ^-^  Setelah hari senin lalu aku me-rewind drama My Love From The Stars, aku sekarang mau rewind boyband yang sedang booming, nih. Namanya EXO, yang beranggotakan Xiumin, Luhan, Kris, Suho, Lay, Baekhyun, Chen, Chanyeol, D.O, Tao, Kai dan Sehun. Semuanya 12 orang, apa aku melewatkan salah satunya? Hehe^^ Mereka sedang menduduki chat gaon yang pertama nih, guys. Dengan lagu yang berjudul Overdose.  Dan mereka di gosipkan akan melakukan comeback tahun depan. Dengan image yang lebih keren pastinya. Wow, jadi nggak sabar nunggunya. Langsung saja, for all korean hallyu fans especially EXOtics. EXO – Wolf, play!

 

Seperti biasa aku mengecek tweet di SNS yang masuk. Isinya;

 

‘@kwangmin_bf : @L.O.V.E_luv Please play Apink – MYMY for me! I’m going to fall in love with someone now :3 #L.O.V.E’

‘@cecil-roo : Good morning @L.O.V.E_luv ^-^ Can you play Davichi – It’s allright, this is love? Please accept my request this time u,u Thanks #L.O.V.E’

‘@PenielShin : Please play BTOB – Insane for me. Thanks.  @L.O.V.E_luv #L.O.V.E’

‘@sjsj_dear : Saranghae :-* @L.O.V.E_luv #L.O.V.E’

 

Jadi, nama akunnya @PenielShin, batinku sambil mengangguk. Aku kira akan sulit menemukan akun SNS si anak baru itu. Kalian pasti bertanya-tanya kenapa aku melakukannya, alasannya sederhana. Karena aku merasa penasaran padanya. Aku penasaran orang seperti apa dia, dan kenapa dia bisa ada disini. Hanya penasaran, tidak lebih. Kuharap sih begitu.

 

Mataku membulat saat melihat tweet ke empat. Oh, ya ampun Yook sunbae itu ternyata benar-benar tertarik padaku. Aku hanya me- retweet tiga dari atas dan menghapus tweet ke empat. Kalau Chaerin, si primadona sekolah itu tahu Yook sunbae tertarik padaku, dia pasti akan segera meng-investigasi aku dan Rae in. Ya Tuhan, kenapa ini terjadi? Aku berhenti melamun dan segera on air saat lagu selesai.

 

“Whats up guys, L.O.V.E still stay in here, hehe^^ Seperti biasa, aku akan memutar lagu request yang pertama. Dari @kwangmin_bf sunbae yang me-request lagu Apink – MYMY. Omona, fall in love with someone. Ekhem, buat yang merasa jadi gebetan @kwangmin_bf sunbae, please hear this! For all korean hallyu fans and @kwangmin_bf sunbae, Apink – MYMY play!”

 

~~~

 

“Ok, masih bersama L.O.V.E disini. Sekarang, aku akan memutar request yang kedua, yaitu Davichi – It’s allright, this is love dari @cecil-roo sunbae. Yes, i’ll accept your request now. Maaf aku baru bisa memutar lagu yang sunbae request sekarang. Karena terkadang, banyak request yang masuk jadi aku bingung akan memilih yang mana, hehe^^  Ya ampun! ini salah satu original soundtrack drama yang aku suka! Drama It’s ok, It’s love, kan? Sedikit fact, drama ini di bintangi oleh Lee Kwangsoo, pemain running man dan D.O EXO juga loh guys. Aigu, suara Haeri dan Minkyung eonni pasti akan membuat kalian takjub! Langsung saja, for all korean hallyu fans and @cecil-roo sunbae. Davichi – It’s allright, this is love, play!”

 

~~~

 

“Yeah, L.O.V.E still stay in here so calm down, Yo! Yoohooo~ request terakhir datang dari @PenielShin, oh ya ampun halo anak baru pindahan dari Seoul! Senang berkenalan dengan mu dan ku harap kau akan merasa nyaman disini. Ya ampun, tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Aku harus segera pamit, dan sampai bertemu lagi hari senin^^ Jangan lupa juga habiskan bekal makanan kalian, hehe^^ Our last request, for all korean hallyu fans and you, @PenielShin. BTOB – Insane, play and good morning Busan high school!!”

 

~

 

“Mecca-ya, apa kau bisa ke rumah ku siang nanti? Aku sendirian di rumah, dan kau tahu, kan kalau aku tidak suka sendiri..” Rae in mulai merengek-rengek seperti anak kecil, sesaat setelah ia ‘menjemput’ ku di depan ruang siaran. Aku tertawa hambar dan menoyor kepalanya pelan.

 

“Tidak bisa, Rae in-ssi. Aku ada jadwal rapat bersama klub penyiar setelah istirahat ini berakhir. Kau tahu, kan itu artinya apa?” “Huh! Iya aku tahu! Pasti kau akan pulang sore, lagi!” Ia terlihat memanyunkan bibir. Aku tertawa pelan dan melepaskan rangkulannya di pundak ku.

 

“Baiklah, aku harus pergi sekarang.” Aku melangkah pergi, meninggalkannya.

 

“Hey, Kim Mecca! Tunggu dulu, aku mau bertanya sesuatu!!” Aku menghentikan langkah dan berbalik kearahnya. “Apa?” Ia berlari kecil dan membisikkan sesuatu.

 

“Aku dengar Victoria eonni akan pindah. Itu berarti klub siaran bagian produsernya akan kosong, kan?” Aku mengangguk kecil mendengar bisikannya.

 

“Aku dengar juga Yook sunbae dan anak baru itu, mencalonkan diri.” “Benarkah?!” Aku mengerjap tak percaya. Ia terlihat mengangguk prihatin.

 

Aku tertegun sejenak. Lee Hongbin sunbae, produser kedua juga akan lulus sebentar lagi. Itu berarti klub akan mencari dua produser sekaligus. Tetapi aku tidak tahu kalau sudah ada yang mendaftar, Yook sunbae dan Peniel? Benarkah itu? Haekyeon dan Ravi sunbae bilang padaku kemarin, kalau belum ada yang mendaftar.

 

Kriingg..Kriinggg…

 

“Baiklah, Kim Mecca. Enjoy your meeting!!” Rae in meninggalkan ku yang masih terpaku dalam diam, sementara aku menatap kepergiannya dengan nanar. Masih tak percaya dengan apa yang kudengar barusan, aku melangkah pelan ke ruang meeting klub siaran dan mengabaikan banyak tanda tanya yang mulai memenuhi fikiranku.

 

~

 

Aku melangkah keluar ruangan meeting dengan perasaan campur aduk. Bingung, pusing, lelah, bercampur menjadi satu saat aku mulai berjalan ke kelas. Langkah ku terhenti saat mendengar suara alunan gitar yang apik dari ruang musik. Tunggu, bukankah ini sudah jam 2 siang? Pelajaran sudah usai sejak 1 jam yang lalu, tetapi kenapa masih ada murid yang berkeluyuran di sekolah? Apa jangan-jangan dia, pencuri?

 

Aku menempelkan daun telinga kanan ke pintu. Tapi aneh, alunan gitar itu tidak terdengar lagi. Tetapi ada suara langkah kaki yang mendekat. Oh, tidak! Aku harus segera pergi, tapi.. “Sedang apa disini?”

 

“Ya ampun Peniel!” Aku terlonjak kaget saat ia membuka pintu ruang musik secara tiba-tiba.

 

“Sedang apa disini?” Ia mengulangi pertanyaannya dengan lebih lembut.

 

“Aku mendengar seseorang bermain gitar. Bagus sekali. Apa kau juga mendengarnya?” Tanyaku sambil mencoba melihat ke dalam.

 

“Itu aku. Sudah sana pulang ke rumah!” Ucapnya dan hendak menutup pintu kembali. “Eh?! Tunggu dulu!”

 

“Apa?” tanyanya sambil menghembuskan nafas kasar.

 

“Permisi. Aku mau masuk!” Badanku yang kecil masuk dengan mudah di celah badannya dengan pintu.

 

“Hey, kau ini! Sekarang sudah hampir sore. Sana pulang!” Ia menarik tangan ku kasar.

 

“Aish, aku ingin disini sebentar. Kau sedang apa? Membuat lagu?” Aku menghempaskan tangannya kasar dan menyentuh beberapa kertas putih yang berisi coretan not balok.

 

“Apa urusanmu?” Ia duduk di kursi di hadapanku dan mulai bermain dengan gitarnya.

 

“Mungkin aku bisa membantumu.” Jawabku sambil membereskan kertas-kertas tadi yang berserakan. Ia tertawa meremehkan.

 

“Mungkin kamu lupa siapa namaku. Halo, aku Kim Mecca. Kita sekelas, bahkan satu bangku kelompok. Aku mengikuti klub penyiar sekolah, jadi aku lumayan tahu berbagai genre musik. Oh, iya. Nice to meet you.” Aku mengulurkan tangan ke arahnya. Ia menjabat tangan ku sembari terdiam dan menatap ku aneh.

 

“Jadi, kenapa kau belum pulang dan malah membuat lagu disini, anak baru?” Ia terdengar menghela nafas panjang. Kemudian menatapku risih, “Jadi, apa urusanmu disini dan tiba-tiba muncul di hadapan ku, Kim Mecca?”

 

“Apa-” “Dan, satu lagi. Jangan panggil aku dengan sebutan ‘Anak baru’ aku tidak suka. Aku punya nama, dan itu bukan anak baru.” Peniel memotong ucapan ku yang membuat ku terdiam sejenak. Huh! Padahal aku kira dia orang yang ramah. Tetapi kenapa dia menjadi dingin begini di depan ku? Batinku sambil menaruh coretan not balok tadi ke tempatnya semula. Lalu menghembuskan nafas kasar, mencoba mengatur kata-kata yang akan ku tanyakan padanya.

 

“Kau mencalonkan diri menjadi produser klub siaran. Benarkah itu? Kau tidak takut kalah dari Yook Sungjae? Si ketua Bad boys itu.” Aku bertanya langsung pada intinya. Ia tertegun sejenak dan menoleh kearahku dengan tatapan yang dingin. “Kenapa harus takut? Aku punya tujuan menjadi produser klub siaran. Memangnya ketua Bad boys punya kekuasaan pada klub siaran?”

 

“Apa tujuan mu?” “Apa ada alasanmu untuk  mengetahui tujuanku?” Skak mat! Ia menjawab pertanyaan ku dengan sengit dan tajam.

 

“Ya, aku kan juga anggota klub siaran. Aku juga termasuk orang yang nanti akan memilih dari semua kadidat yang ada. Bisa saja aku memilih Yook Sungjae, bukan Peniel Shin. Ya, setidaknya kau bisa mendapat satu dukungan.” Aku mengangkat alis saat dia memalingkan wajah.

 

“Tidak, terimakasih. Setidaknya nanti kau juga akan tahu sendiri.” Ia kembali bermain dengan gitarnya. Aku memutar bola mata malas.

 

“Kalau begitu, bisa kau nyanyikan satu lagu untuk ku?” Ia kembali menatap ku.

 

“Lagu apa?” Ia terlihat antusias, entahlah. Dia terlihat lebih keren dari yang sebelumnya.

 

“Jason Mraz – I’m Yours. Kau bisa, kan? Kudengar kau juga murid pindahan dari Amerika.” Ia mengangguk senang dan segera menyanyikannya diiringi alunan gitar.

 

“…So please don’t, please don’t, please don’t.

There’s no need to complicate.

‘Cause our time is short.

This oh, this oh, this is our fate.

I’m yours~”

 

“Woah. Kau keren sekali! Aku akan memilih mu menjadi produser utama!” Aku bertepuk tangan sambil melihatnya kagum. Ia kembali tersenyum meremehkan, “Tanpa memberitahu tujuan ku kau akan memilih ku, dasar tidak konsisten!”

 

“Biarkan saja wlee,” Aku menjulurkan lidah kesal.

 

Mendadak waktu seperti diperlambat, saat ia mengacak-acak rambutku kemudian tersenyum tipis. Rona merah di pipi membuatku menepis tangannya perlahan dan memalingkan wajah dengan halus. Ia terlihat bingung, kemudian mengalihkan pandangannya lagi ke gitar.

 

Aku yang masih tidak bisa mengontrol diri akhirnya memilih untuk pergi tanpa pamit. Mengabaikan pertanyaannya yang berbunyi, “Mau kemana?” kemudian menghela nafas panjang tepat setelah pintu tertutup. Entahlah, perasaan itu sekarang menghilang. Seperti terbang dan kemudian pergi entah kemana. Dan aku masih tidak habis fikir karenanya.

 

Tiba-tiba satu kesimpulan yang tengah memenuhi fikiran membuatku bergidik ngeri. Aku melirik pintu yang masih berada tepat di belakang, kemudian berlari seperti orang habis melihat setan. Tidak, ini tidak mungkin!

 

Aku tidak mungkin suka pada si anak baru itu…

~

-syalala94, 08-02-2015

Akh, aku tidak tahu harus menulis apa lagi di sini. Stuck tingkat dewa 0-0 Akhirnya berani juga pos setelah setahun lamanya berlumut dalam notes :”

By the way, hella world!^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s